Langsung ke konten utama
hari ini bangun tidur langsung kerasa perih di bibir saya, saya mengalami sariawan. 2 luka yg cukup besar di bibir saya, itu Yang membuat saya kesal karna saya ketika sikat gigi aja sakit. mau sarapan pagi jugak sulit, sendok nyenggol dikit langsung meringis. akhirnya nggak jadi makan banyak.di kampus makin kerasa. mau jawab pertanyaan dosen, buka mulut lebar lebar langsung perih. suaraku jadi aneh karena nahan sakit. temen nanya, ada uang nanyak sesuatu sama saya mau saya jawab panjang tapi saya males, akhirnya saya diem aja. kesel. cuma gara gara jarang minum jadi mengakibatkan bibir sariawan, yang pada akhirnya makan susah, ngomong susah, mood jadi rusak seharian. siang hari saya belik bakso saya mintak cabe banyak dan saos yang banyak supaya bisa sembuh sariawan saya, tapi pada akhirnya pedih sekali, tapi asa shem yang begitu baik sekali dengan saya, shem kasih saya obat ketika saya datang keperpustakaan cerita cerita dengan shem, lalu shem kasih obat sariawan, aku cobak pakai rasanya perih sekali. rasanya pengen sekali nangis, saya selalu bilang sama Tuhan, Tuhan, hal kecil gini aja ganggu banget. padahal saya mau makan, mau bicara, sangat sulit Tuhan, terus keinget ayat yang pernah saya baca di 2 korintus 12:9. paulus cerita tentang duri dalam daging yang bikin dia lemah. dia minta tuhan cabut tiga kali, tapi jawaban Tuhan cukuplah kasih karunia ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa ku menjadi sempurna. aku diem. sariawanku bukan duri sebesar yang paulus alami. tapi prinsipnya sama. hal kecil ini bikin aku sadar aku lemah. nggak bisa kontrol semua. enggak bisa makan enak, enggak bisa ketawa lepas. dan enggak bisa ketawak, dan justru di situ aku diingatkan aku hidup bukan karena kuatku, tapi karena kasih karunia Tuhan. yakobus 1:2-3 juga bilang, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. sariawan memang bukan penganiayaan. tapi ini pencobaan kecil yang ngajarin aku sabar. ngajarin aku stop ngeluh buat hal yang orang lain mungkin alami lebih parah. malam ini sebelum tidur aku doa singkat. Tuhan, makasih buat sariawan ini. sakit, tapi ngingetin aku buat nggak sombong. ngingetin aku kalau ngomong itu anugerah, makan itu anugerah. sembuhin kalau mau, tapi kalau belum, kasih aku kekuatan buat syukur aja. perihnya masih ada. tapi keselnya udah berkurang. ternyata hal kecil bisa dipakai Tuhan buat ajar hal besar dalam lemah, aku justru ditopang. dan besok, kalaupun masih sakit, aku mau coba senyum dikit. karena kasih karunia Nya cukup.
Komentar
Posting Komentar